Month: January 2016

p_20160126_090830_200_200

Peserta Gerakan CINOP Kunjungi GIB

Gib News,- Peserta Kegiatan “Gerakan Cinta Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air” berkunjung ke Kabupaten Bantul pada Selasa (26/01/2016), untuk melihat kegiatan Gerakan Irigasi Bersih (GIB). Kegiatan ini dipandu oleh dosen dan mahasiswa dari Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM). Kunjungan dilakukan untuk meninjau  lokasi konservasi lahan di sempadan sungai, budidaya padi sistem SRI (system rice intensification), dan pengelolaan Bendung Tegal di Desa Sriharjo, Kecamatan Imogiri, serta sekretariat GIB.

Peserta CINOP SDA

Peserta CINOP SDA

Ketua Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) Tirto Mulyo Imogiri, Warijo- mengungkapkan bahwa kegiatan konservasi lahan di sempadan sungai dilakukan untuk menjaga kelestaraian fungsi sungai, sumber daya air dan lahan. Kegiatan ini juga memiliki sasaran peningkatan ekonomi masyarakat dari pemanfaatan tanaman kayu tersebut. Pohon yang ditanam sebanyak 4.000 batang terdiri dari tanaman sengon dan jabon.

Peserta Kegiatan CINOP

Peserta Kegiatan CINOP

Di lokasi budidaya padi sistem SRI, peserta kunjungan lapangan mendapatkan penjelasan dari penyuluh pertanian dan petani yang menerapkan sistem Sri mengenai kelebihan sistem ini yaitu  hemat air, hemat bibit karena hanya satu bibit per lubang tanam, dan mengutamakan input bahan organik sehingga lebih ramah lingkungan. Selain itu hasil panen padi dapat mencapai 10-12 ton gabah kering panen. Ketika berada di Bendung Tegal, peserta mendapat penjelasan mengenai aspek teknis, kondisi saat ini dan saran untuk kegiatan operasi danpemeliharaannya.

Diskusi Peserta Kegiatan CINOP

Diskusi Peserta Kegiatan CINOP

Selesai mengunjungi Imogiri, peserta menuju ke Sekretariat GIB yang terletak di Desa Pleret, Kecamatan Pleret.  Ketua GIB, Sunardi Wiyono, menjelaskan kepada peserta mengenai sejarah berdirinya GIB dan kegiatan yang telah dilakukan. GIB didirikan oleh empat puluh GP3A se Kabupaten Bantul yang difaslilitasi oleh Alumni FTP UGM, sebagai respon atas banyaknya GP3A yang mati suri dan sampah yang semakin meningkat di saluran irigasi. Kegiatan yang telah dilakukan adalah mengkoordinasi dan membersihkan saluran irigasi tersier, sekunder dan primer; mensosialisasikan program kepada masyarakat; dan bekerja sama dengan berbagai instansi dalam mendukung kegiatan.

Diskusi Peserta Kegiatan CINOP

Diskusi Peserta Kegiatan CINOP

[dds/email: gib.mtabantul@gmail.com]

Jpeg

Pencanangan Gerakan Cinta Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air

GIB News,- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) mencanangkan Gerakan Cinta Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (CinOP SDA) di Yogyakarta, Senin (25/01/2016). Pada acara tersebut hadir seluruh Dinas SDA Provinsi di Indonesia, Balai Besar Wilayah Sungai, Dinas SDA di DIY dan wakil petani pemakai air di DIY. Hadir pula 18 Rektor Universitas untuk menandatangani kesepakatan kerjasaman dengan Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR.

logo-cinop-web

Gerakan Cinta Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air

Secara teknis pembangunan infrastruktur Sumber Daya Air (SDA) dilakukan melalui proses perencanaan, pelaksanaan dan selanjutnya untuk dioperasikan dan dipelihara (SIDCOM) agar tercapai tujuan pembangunan infrastruktur tersebut. Namun tujuan tersebut belum dapat tercapai secara optimal terutama disebabkan adanya perubahan lingkungan strategis dan ekologis berupa:

a. Perubahan sistem sosial politik di Indonesia dari sentralisatik menjadi desentralistik

b. Terjadi perubahan sosial budaya masyarakat.

c. Terjadi kompetensi penggunaan air.

d. Terjadi perubahan iklim secara global

Perubahan tersebut mengharuskan kegiatan operasi dan pemeliharaan (OP) dilakukan secara lebih keras mengingat kegiatan OP dilaksanakan sepanjang umur kemanfaatan infrastruktur SDA.

Peserta Kegiatan CINOP

Peserta Kegiatan CINOP

Prinsip pengelolaan sumberdaya air dikembangkan seiring berjalannya reformasi. Kegiatan operasi dan pemeliharaan (OP) secara prinsip merupakan bagian integral dari pengelolaan sumber daya air. Berdasar hal tersebut, pada tahun 2016 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mencanangkan Gerakan Cinta Operasi dan Pemeliharaan (CinOP) sebagai Gerakan Revolusi Mental Sumber Daya Air.

Peserta Kegiatan CINOP

Peserta Kegiatan CINOP

Gerakan Cinta Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (CINOP SDA) bertujuan untuk memberi perhatian lebih pada program dan kegiatan operasi dan pemeliharaan sumber daya air agar lebih bermanfaat bagi masyarakat. Diharapkan dengan Gerakan CinOP maka kepedulian semua pihak lebih meningkat terhadap kegiatan OP. Pemerintah dan Pemerintah Daerah dapat meningkatkan alokasi anggaran kegiatan OP, meningkatkan jumlah dan kompetensi petugas, serta koordinasi yang semakin mantap. Petani dan masyarakat juga perlu berpartisipasi sesuai dengan kemampuan yang dimiliki serta berupaya memelihara fungsi sumberdaya air dari kerusakan akibat perbuatan yang tidak ramah lingkungan.

 

[dds/email: gib.mtabantul@gmail.com]

Jpeg

Pembersihan Irigasi Merdiko Kiri

GIB News,-

Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) Merdiko Kiri, Dinas Sumber Daya Air Bantul dan Gerakan Irigasi Bersih (GIB-MTA) melakukan pembersihan saluran irigasi di Daerah Irigasi Merdiko Kiri, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, pada Kamis pagi (21/01/2016).

Kegiatan Pembersihan DI Merdiko

Kegiatan Pembersihan DI Merdiko

Sebanyak 35 orang dari petani dan petugas Dinas SDA Bantul secara bersama-sama membersihkan saluran air di bendung dan sepanjang 300 meter saluran. Alat berat dari Dinas SDA Bantul juga digunakan untuk membantu proses pembersihan dan pengangkatan sedimen dari saluran. Kepala Seksi OP Dinas SDA Bantul, Yitno, menyatakan bahwa instansinya siap membantu GP3A untuk pemeliharaan irigasi seperti pembersihan yang dilakukan hari ini.

“Kami siap membantu GP3A yang memerlukan pembersihan saluran irigasi, termasuk tenaga dari Satgas OP dan alat berat bila diperlukan” ujar Yitno.

Proses Pembersihan DI Merdiko

Proses Pembersihan DI Merdiko

Menurut Ketua GP3A Merdiko Kiri, Supardiono, kondisi saluran yang banyak sampah dan sedimen menyebabkan aliran air terhambat. Petani mengalami kesulitan dan keterlambatan dalam mendapatkan air karena aliran air kecil. Untuk itu, pembersihan yang dilakukan saat ini sangat membantu mengurangi sedimen dan sampah di saluran sehingga menjadi bersih.

“Kami petani pemakai air sangat terbantu  dengan pembersihan saluran irigasi ini. Semoga air menjadi lebih lancar sampai di sawah kami” kata Supardiono.

Petani dan Dinas SDA Bantul berharap kegiatan ini dapat dilakukan secara berkala untuk menjaga saluran tetap dalam kondisi terpelihara sehingga memberikan kemanfaatan yang besar bagi masyarakat tani.

[dds/gib.mtabantul@gmail.com]