Month: January 2018

Lokasi Distan Bantul

Subak Lestari Denpasar Kunjungi Gerakan Irigasi Bersih Bantul

GIBNews,- Tim dari Subak Lestari Denpasar mengunjungi Gerakan Irigasi Bersih “Merti Tirta Amartani” di Bantul, pada Rabu (19/10/2016). Mendampingi Tim Subak Lestari diantaranya Prof. Made dari universitas Udayana, Dinas Pertanian Kota Denpasar, Camat, Kepala Desa dan Pekaseh (Subak). Jumlah rombongan mencapai 30 orang.

Tamu dati Denpasar diterima Kepala Dinas Pertanian Bantul

Tamu Tim Subak Lestari Denpasar Bali  diterima Kepala Dinas Pertanian Bantul

Kunjungan Tim Subak Lestari di Bantul dimulai dengan diterima oleh Kepala Dinas Pertanian Bantul di ruang pertemuan Dinas Pertanian Bantul, Komplek Perkantoran Pemda Bantul. Dalam paparannya Tim Subak Lestari menyampaikan bahwa kunjungannya ke Bantul dalam rangka belajar mengenai kegiatan pengairan di Gerakan Irigasi Bersih, koperasi tani, dan pengelolaan lahan pertanian pangan berkelanjutan.

Menurut Dinas Pertanian Kota Denpasar, luas area pertanian di Kota Denpasar sebesar 2.500 ha dan akan tetap dipertahankan agar lestari. Untuk itu diperlukan manajemen pengairan yang baik, koperasi tani yang dapat memfasilitasi kebutuhan budidaya dan penjualan hasil pertanian, dan menjaga agar luasan lahan pertanian tetap dapat dipertahankan.

Ketua GIB Sunardi Wiyono menyerahkan kenang-kenangan kepada Ketua Subak Lestari Denpasar

Ketua GIB Sunardi Wiyono menyerahkan kenang-kenangan kepada Ketua Subak Lestari Denpasar

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bantul, Ir. Pulung Haryadi, M.Sc, menyampaikan terima kasih atas kunjungan tamu dari Denpasar, dan menyebutkan bahwa untuk aturan umum lahan pertanian pangan berkelanjutan Kabupaten Bantul telah diatur dalam Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 04 Tahun 2011 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Bantul Tahun 2010-2030. Berkaitan dengan aspek teknisnya akan diatur lebih lanjut dalam Perda. Usaha pengolahan hasil juga cukup berkembang di Bantul dan telah menembus pasar Jawa maupun luar jawa seperti peyek kacang, dan olahan pisang.

Tamu dari Subak Lestari Denpasar mengunjungi GP3A Satuhu sekaligus Koperasi Amboi di Bambanglipuro

Tamu dari Subak Lestari Denpasar mengunjungi GP3A Satuhu sekaligus Koperasi Amboi di Bambanglipuro

Kegiatan GIB yang dikunjungi oleh Tim Subak Lestari adalah Koperasi Amboi di Bambanglipuro yang bergerak dalam usaha pengolahan pisang. Ragam olahan pisang yang dihasilkan antara lain, dawet daun pisang, keripik jantung pisang, olahan kulit pisang dan batang pisang.

Tamu Subak Lestari mengunjungi GP3A Merdiko Kiri untuk berdiskusi tentang irigasi bersih

Tamu Subak Lestari mengunjungi GP3A Merdiko Kiri untuk berdiskusi tentang irigasi bersih

Kunjungan terakhir tamu dari Denpasar adalah di Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) Merdiko Kanan di Sewon Bantul. Di lokasi ini peserta berdialog mengenai pengelolaan irigasi dan peran kelembagaan petani dalam menciptakan irigasi bersih.

 

[dds/email:gib.mtabantul@gmail.com]

Pelatihan Jurnalisme Warga

Jurnalisme Petani: Menulis Untuk Promosikan Pertanian dan Desa

GIBNews,- Fakultas Teknologi Pertanian UGM (FTP UGM) menyelenggarakan Pelatihan Jurnalisme Warga Untuk Pemuda Tani Kabupaten Bantul, di Balai Desa Sriharjo, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Senin (10/10/2016). Kegiatan ini juga didukung oleh UNESCO, Pemda Bantul, Kompas dan Gerakan Irigasi Bersih (GIB) dengan tujuan agar petani dan masyarakat desa dapat menulis berita yang benar mengenai pertanian dan desa sehingga layak diinformasikan kepada masyarakat luas dan memberikan kemanfaatan ekonomi, sosial dan lingkungan.

Hadir dalam acara ini sebanyak 30 orang peserta yang merupakan petani dan wanita tani yang berasal dari Kelompok Tani/Kelompok Wanita Tani di Korwil GIB. Dari FTP UGM hadir Prof. Bambang, Prof. Sigit Supadmo Arif, dan Dr. Yayuk, sedangkan dari Alumni FTP UGM hadir Ir. Bayudono, M.Sc dan rekan-rekan lainnya.

Kepala Biro Kompas DIY mengajarkan cara menulis berita yang benar

Kepala Biro Kompas Yogyakarta mengajarkan cara menulis berita yang benar

Kepala Biro Kompas Yogyakarta, Bambang Sigap Sumantri, yang menjadi pembicara dalam pelatihan ini menyatakan bahwa menulis di media massa utamanya dapat menjalin kebersamaan dalam situasi kritis. Untuk itu diperlukan teknik menulis yang baik agar pembaca mendapatkan informasi yang jelas dan akurat. Bambang juga menyampaikan, dalam era digital, informasi dapat dituangkan secara lebih cepat dan berturutan berdasarkan waktu kejadiannya. Materi pelatihan yang disampaikan oleh Kepala Biro Kompas Yogyakarta meliputi jenis penyampaian berita, unsur berita, macam berita, dan cara penyajian berita. Pada pelatihan ini, peserta juga diminta untuk mencoba menulis mengenai aspek pertanian atau desanya masing-masing.

Prof Sigit Supadmo menyampaikan kenang-kenangan pada Bapak Bambang Sigap Sumantri

Prof Sigit Supadmo menyampaikan kenang-kenangan pada Bapak Bambang Sigap Sumantri

 

Dr. Andri mengajarkan penggunaan media digital dan internet untuk promosi pertanian dan kegiatan desa

Dr. Andri mengajarkan penggunaan media digital dan internet untuk promosi pertanian dan kegiatan desa

Pembicara kedua adalah Dr. Andri dari FTP UGM, yang mengupas jurnalisme warga di media internet. Menurut Andri, web pribadi atau kelompok dapat dijadikan sarana untuk mempromosikan usaha, keahlian diri maupun lokasi tertentu di desa yang dapat menimbulkan minat orang lain. Dengan demikian akan ada transaksi produk pertanian atau kunjungan ke desa untuk tujuan wisata.

 

[dds/email:gib.mtabantul@gmail.com]

Bersama

Bersama Bersihkan Irigasi Nglaren

GIBNews,- Petani, warga masyarakat, anggota Koramil, Desa Potorono, Pemda Bantul, Pemda DIY, dan mahasiwa bersama-sama bersihkan saluran irigasi Nglaren, di Desa Potorono, Kecamatan Banguntapan, Bantul pada Rabu pagi (23/11/2016). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) Nglaren yang merupakan salah satu GP3A anggota Gerakan Irigasi Bersih “Merti Tirta Amartani” Kabupaten Bantul.

Semangat dari sekitar 50 orang yang membersihkan irigasi terlihat sejak pukul tujuh pagi. Mereka terbagi menjadi 3 kelompok yaitu di lokasi bendung, saluran primer dan di saluran sekunder, dengan total saluran yang dibersihkan mencapai 500 meter lebih.

Pembersihan Saluran Primer

Pembersihan Saluran Primer

Satgas Operasi dan Pemeliharaan Irigasi (Satgas OP Irigasi) yang berasal dari Dinas SDA Bantul  bergabung  dengan unsur lainnya untuk membersihkan irigasi. Seperti dinyatakan Yitno selaku Kepala Seksi di Dinas SDA Bantul, Satgas OP Irigasi siap untuk ditugaskan dan membantu petani dalam pembersihan irigasi.

Pembersihan Saluran Sekunder

Pembersihan Saluran Sekunder

Anggota Koramil Banguntapan juga tampak sigap membersihkan irigasi. Menurut Supardjo, Ketua GP3A Nglaren, Koramil Banguntapan selalu membantu bila ada kegiatan petani sehingga kami berterima kasih dan menjadi lebih bersemangat dalam melaksanakan kegiatan.

Satgas OP Irigasi Membersihkan Saluran

Satgas OP Irigasi Membersihkan Saluran

Hal yang masih disayangkan oleh petani dan Badan Lingkungan Hidup DIY adalah belum menyeluruhnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah sehingga masih saja dibuang ke sungai dan irigasi. untuk itu perlu diupayakan juga sosialisasi dan edukasi pada masyarakat tentang pengelolaan sampah yang ramah lingkungan.

 

[dds/email:gib.mtabantul@gmail.com]