Month: July 2018

Jpeg

Selamat Hari Sungai Nasional 2018

GIBNews,-

Pengurus, anggota Gerakan Irigasi Bersih “Merti Tirta Amartani” dan petani Kabupaten Bantul mengucapkan Selamat Hari Sungai Nasional 2018.

Semoga sungai tetap dijaga kelestariannya, dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.

Harapan Gerakan Irigasi Bersih “Merti Tirta Amartani” untuk pengelolaan sungai dan irigasi:

  • Kali Bersih menunjang irigasi
  • Irigasi terbebas dari polusi
  • Hemat, merata dan terbebas dari bencana

 

[dds/gib.mtabantul@gmail.com]

Layanan Alsintan

GP3A Layani Jasa Alsintan

GIBNews,- Memiliki dan mengelola alat mesin pertanian menjadi berkah bagi delapan GP3A di Kabupaten Bantul. Melalui Program WISMP II tahun 2017 yang disalurkan melalui Dinas Pertautkan Kabupaten Bantul, kedelapan GP3A tersebut diberi aset berupa mesin panen (cobine harvester) untuk dapat digunakan di kelompoknya maupun di kelompok yang lain.

Adnan Mawardi, pengurus GP3A Dokaran menyatakan, mesin panen sudah disewa oleh petani setempat dengan biaya Rp. 250.000 per 1000 meter persegi luasan panen. Pada Musim panen yang lalu GP3A Dokaran mendapat orden panen padi seluas lebih dari 5 hektar. Menurut Adnan Mawardi masyarakat tani mulai dikenalkan panen menggunakan mesin yang dapat menghemat biaya dan meningkatkan hasil pengumpulan panen.

Di GP3A Karang Ploso Kanan, Sunardi Wiyono juga menyatakan bahwa GP3Anya sudah mengoperasikan mesin panen mecapai lebih dari 6 hektar. Operator mesin panen merupakan anggota GP3A yang telah dilatih oleh penyedia alat dan Dinas Pertautkan Kabupaten Bantul.

Tantangan yang ada, menurut Adnan, mesin panen belum dikenal oleh masyarakat tani sehingga masih sedikit yang memanfaatkan. Walaupun menurutnya untuk mencari tenaga panen harus mendatangkan pekerja dari daerah lain seperti dari Kabupaten Gunung Kidul.

Ke depan, Adnan dan Sunardi akan terus mempromosikan jasa mesin panen kepada anggota dan kelompok lainnya agar aset yang dimiliki dapat bergerak produktif, meningkatkan hasil panen dan mendukung pengembangan organisasi GP3A.

 

[dds/ddsulaeman@gmail.com]

Pertemuan di BPP Imogiri

Karang Taruna Sriharjo Siapkan Usaha Berbasis Pertanian

GIBNews,- Karang Taruna di Desa Sriharjo, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul sedang menyiapkan usaha berbasis pertanian sebagai salah satu bentuk pengembangan ekonomi desa dan kewirausahaan pemuda. Anton selaku Ketua Karang Taruna Sriharjo menyatakan saat ini pemuda lebih tertarik untuk bekerja sebagai buruh pabrik dibandingkan menjadi petani karena pertanian dianggap pekerjaan yang tidak menjanjikan secara ekonomi. Pengetahuan dan permodalan juga menjadi kendala dalam memulai usaha.

Melalui pertemuan dengan Fakultas Teknologi Pertanian UGM, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Imogiri, dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tani Mulyo Imogiri, di Kantor Balai Penyuluhan Pertanian Imogiri, Rabu (18/7), Anton merancang usaha pasca panen dan pengolahan kedelai lokal, budidaya lele, dan pembuatan kompos. Usaha kedelai lokal akan bermitra dengan pelaku usaha kedelai yang memasok bahan baku ke industri, selain itu akan diupayakan juga mengolah kedelai menjadi sari kedelai dan tepung kedelai.

Untuk budidaya lele, Anton akan menggunakan metode bioflok, yaitu sistem pemeliharaan ikan lele dengan menumbuhkan suatu mikroorganisme, yang memiliki fungsi untuk menggelola limbah budidaya itu sendiri, hingga menjadi gumpalan kecil (floc) yang di manfaatkan langsung sebagai makanan alami lele. Sedangkan usaha pembuatan kompos akan memanfaatkan limbah peternakan dan pertanian di sekitar Desa Sriharjo.

Prof. Sigit Supadmo Arif, dari FTP UGM menyatakan bahwa, pemuda harus berani untuk berwirausaha di sektor pertanian, karena sektor ini sesungguhnya memiliki potensi besar bagi pengembangan ekonomi desa. Waridjo selaku ketua gapoktan Tani Mulyo, Lukito PPL Imogiri dan FTP UGM akan membantu usaha yang dilakukan pemuda tani di Desa Sriharjo tersebut, dan berharap pemuda-pemuda di desa dapat mengembangkan usaha berbasis pertanian.

 

[dds/ddsulaeman@gmail.com]